Gara-Gara Dukung Jokowi, Ustadz Yusuf Mansur Kehilangan Ribuan Sahabat. Ini Faktanya!

Isu Politik · 1,600,708 views
Yusuf Mansur (Foto: tribunnews.com)
Politik itu memang kejam. Orang yang sebelumnya bersahabat, bisa kehilangan persahabatan itu. Orang yang menjadi rekan bisnis, akhirnya bisa pula menarik diri dari rekanan.

Fakta itulah yang terjadi pada Ustadz Yusuf Mansur. Gara-gara memberikan dukungan kepada calon presiden petahana, Jokowi – Ma’ruf Amin, akhirnya ribuan pengguna aplikasi PayTren memilih meninggalkan aplikasi itu.

Seperti yang dilansir harianmerdeka.com (15/09/2018), pasca beredarnya rekaman suara Ustadz Yusuf Mansur yang mendukung pasangan incumbent itu di Pilpres 2019, para pengguna aplikasi pembayaran milik Ustadz Yusuf Mansur itupun berhenti menjadi member.

Tidak hanya itu, para pengguna aplikasi PayTren itu pun membeberkan mengenai keuntungan yang tidak jelas dari bisnis MultiLevel Marketing yang katanya berbasis syariah itu. Mereka juga mengaku keuntungan dari PayTren tidak seperti yang digaung-gaungkan Ustadz Yusuf Mansur tersebut.

Yang lebih menyakitkan lagi, ada warga yang mengaku sudah kehabisan modal karena bergabung di bisnis tersebut.


sumber: harianmerdeka.com
Kenyataan itu membuktikan, bahwa situasi dan dinamika politik di Pilpres 2019 ini sangat berbeda dengan Pilpres 2014 lalu. Boleh jadi, masyarakat sudah mulai tidak mendukung Joko Widodo, karena dianggap tidak melaksanakan janji kampanyenya, dan lebih mengedepankan pencitraan.

Dan di sisi lain, kehadiran Sandiaga Salahuddin Uno sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto, telah menjadi magnet bagi warga, khususnya emak-emak dan kelompok milenial. Pernyataan-pernyataan Sandiaga, boleh jadi lebih menyentuh kebutuhan dasar masyarakat saat ini. ***

Konten ini bukan karya jurnalistik dan merupakan pendapat pribadi penulis We-Media, serta tidak mewakili pandangan dari pihak UC News